Pada tangisan atau jua pada air mata,
Hadir rasa yang x bisa ku lari darinya,
Lukisan rindu yang terlakar di wajahku,
Hadir dari hati yang dihimpit perasaan,
Dirimu ku rindu,
Oh kekasih Allah,
Walau kita x pernah bersua.
Mengalir mutiara suci di pipiku,
Sambil di bibirku berselawat mengingatimu,
Kerinduan bertamu tak bisa lagi ku bendung,
Hanya bisa ku luah dengan kata bermadah,
Ku harapkan rahmat Allah,
Ku harapkan syafaatmu,
Agar bisa ku bersamamu,
Oh Rasulullah.
Ku baca sirahmu,
Ku hayati kata-katamu,
Betapa indah akhlakmu,
Betapa erat ukhwahmu dan sahabat.
Ku andaikan diriku berada di sisimu,
Namun ku langsung terpana,
betapa hinanya aku di sampingmu,
Aku, yang banyak berdosa,
Mengharap makfirah Allah,
Aku, malu padamu,
Duhai Rasulullah.
Lukisan rindu padamu penuh berwarna,
Ya Rasulullah, ya Habibullah
1 comment:
salam maulidur rasul
Post a Comment